Tuesday, July 1, 2008

PROYEK ADALAH BENTUK PERUBAHAN.
Membuat dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada,
sesuatu yang rusak menjadi normal kembali,
sesuatu yang nyampah menjadi indah dan sesuatu yang hina menjadi manfaat.
Buahnya adalah kebanggaan dan hasil karena jalan yang dulu berlubang kini mulus kembali sehingga lalu lintas lancar, daerah yang dulunya kumuh kini berubah menjadi gedung bertingkat, yang kesemuanya berakhir pada memberi keuntungan bagi orang banyak. Dengan proyek; orang yang dulunya sombong kini berubah rendah hati, orang yang kekurangan berubah berkecukupan dan orang yang sempit berubah lapang.

Ya, Hidup adalah sebuah
penggalan-penggalan kisah, jangan kita terlena dengan apa adanya kita sekarang,
semua sifatnya sementara dan ada waktunya. Dan waktu pastilah berubah. Kita
harus melihat bangunan utuh akan menjadi apa kita nanti, DENGAN CARA BERUBAH.


PROYEK ADALAH BENTUK PEWUJUD MIMPI DAN CITA-CITA.
Tanpa mimpi dan cita-cita, gedung modern dengan desain yang sophisticated tidak
akan berdiri dengan gagahnya dan proyek-lah yang memungkinkan semua terbentuk.
Tanpa mimpi dan cita-cita Bill Gates yang dulu dianggap aneh mungkin tulisan ini tidak akan terbaca diruang yang paling pribadi dari para sahabat super sekalian. Dengan proyek, orang tak perlu lagi takut bermimpi dan bercita-cita, bahkan yang dianggap aneh sekalipun.

Ya, Hidup kita sekarang adalah manifestasi mimpi kita dimasa lalu. Bermimpilah dan bercita-citalah yang besar. Bahkan mimpi dan cita-cita yang musykil sekalipun. Tanpa mimpi dan cita-cita, kita tidak akan pernah beranjak dari keadaan kita yang sekarang. Kini, kepak-lah sayap besar rajawalimu.

PROYEK ADALAH BENTUK BANGUNAN KEKUATAN.
Ada penjabaran mimpi pemilik proyek yang dituangkan oleh arsitek dalam bentuk
rancangannya yang indah, dilaksanakan oleh kontraktor dengan pengawasan konsultan. Dan berkumpulnya mereka dalam satu tempatlah maka proyek itu ada. Hanya karena
proyek mereka bersama mengumpulkan kekuatan dengan tujuan dan cita yang sama dan sebangun. Dengan proyek, orang dipaksa membuat rencana dalam hidupnya, melaksanakan dengan penuh kesungguhan dan kesesuaian dalam tindakan atas rencana yang telah dibuatnya. Jembatan dari ini semua adalah kerjasama dan koordinasi yang baik antara diri dengan lingkungan agar tidak terbebani dengan aneka bentuk stigma negatif keterbatasan.

Ya, prasyarat utama dari proyek dalam hidup adalah adanya mimpi dan cita-cita, memantaskan diri dan dengan segera melakukan tindakan besar yang melebihi
kemampuan kita dan melaksanakannya dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh. Ke-semuanya
terangkum dalam satu tujuan yang sebangun, tujuan pernikahan antar suami istri� tujuan keuntungan antar pembeli dan penjual � tujuan hubungan antar atasan dan bawahan dan yang maha penting adalah tujuan hidup antar kita sebagai manusia dengan TUHAN SANG PENCIPTA.